Wednesday, November 3, 2010

Rahasia Kebahagiaan


RAHASIA KEBAHAGIAAN

Ada fabel indah tentang seorang anak yatim piatu yang tak punya keluarga dan tak ada yang mencintainya. Pada suatu hari, saat ia sedang berjalan-jalan di padang rumput sambil merasa sangat sedih dan kesepian, ia melihat seekor kupu-kupu kecil tertangkap dalam semak berduri. Semakin kuat kupu-kupu itu berjuang untuk membebaskan diri, semakin dalam duri menusuk tubuhnya yang rapuh. Dengan hati-hati, anak yatim piatu itu melepaskan kupu-kupu itu dari perangkapnya. Kupu-kupu itu tidak terbang, tapi berubah jadi peri yang cantik. Anak kecil itu menggosok matanya karena tak percaya.
“Untuk kebaikan hatimu,” peri baik itu berkata pada si anak, “aku akan mengabulkan permintaan mu.”
Si anak kecil berpikir sejenak lalu menjawab, “Aku ingin bahagia!”
Peri itu berkata, “Baiklah,” lalu mencondongkan tubuhnya pada si anak dan berbisik di telinganya. Lalu peri baik itu menghilang.
Saat anak kecil itu tumbuh dewasa, tak ada orang lain yang sebahagia dirinya. Semua orang menanyakan apa rahasia kebahagiaannya. Ia hanya tersenyum dan menjawab, “Rahasia kebahagiaanku adalah aku mendengarkan nasihat seorang peri baik waktu aku masih kecil.”
Waktu ia sudah tua dan akan menemui ajal, tetangganya berkumpul di kamarnya, takut kalau rahasia kebahagiaannya akan dibawa mati. “Katakanlah pada kami,” mereka memohon. “Katakanlah apa yang dikatakan peri baik itu.”
Wanita tua cantik itu hanya tersenyum dan berkata, “Ia memberitahuku bahwa semua orang, tak peduli mereka tampak semapan apa pun, setua atau semuda apa pun, sekaya atau semiskin apa pun, memerlukanku..”



The Speaker’s Sourcebook

1 comments:

Anonymous said...

Wow..
Masak?

Post a Comment

 

(c)2009 Geeky meets Craziness. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger

Blue Arrow, Bow Tie Hearts Blinking, Letter E