RAHASIA KEBAHAGIAAN
“Untuk kebaikan hatimu,” peri baik itu berkata pada si anak, “aku akan mengabulkan permintaan mu.”
Si anak kecil berpikir sejenak lalu menjawab, “Aku ingin bahagia!”
Peri itu berkata, “Baiklah,” lalu mencondongkan tubuhnya pada si anak dan berbisik di telinganya. Lalu peri baik itu menghilang.
Saat anak kecil itu tumbuh dewasa, tak ada orang lain yang sebahagia dirinya. Semua orang menanyakan apa rahasia kebahagiaannya. Ia hanya tersenyum dan menjawab, “Rahasia kebahagiaanku adalah aku mendengarkan nasihat seorang peri baik waktu aku masih kecil.”
Waktu ia sudah tua dan akan menemui ajal, tetangganya berkumpul di kamarnya, takut kalau rahasia kebahagiaannya akan dibawa mati. “Katakanlah pada kami,” mereka memohon. “Katakanlah apa yang dikatakan peri baik itu.”
Wanita tua cantik itu hanya tersenyum dan berkata, “Ia memberitahuku bahwa semua orang, tak peduli mereka tampak semapan apa pun, setua atau semuda apa pun, sekaya atau semiskin apa pun, memerlukanku..”
The Speaker’s Sourcebook

1 comments:
Wow..
Masak?
Post a Comment